Pejuang Berani Mati.

Thursday, June 16, 2011

semut merah

sumber photo disini .


.
.

aku hempaskan tapak kaki.
lemah menuju buntu .
melihat tanah kemarau menanti basah .
lantas melirik senyuman .
kepada semut-semut gigih .
gagah dan merah .
tak pernah menyerah .
.
satu hembusan lelah .
ku lemparkan pada takdir .
tak layak keluh .
tak teguh kalah .
menjulang tabah .

di kiri sudut mata .
aku patahkan sayap .
memarkir pandangan .
pada seorang tua .
menjamah simpati di lorong miskin .
melatih tangannya menadah cuma .

.
.

aku bertitah pada sayap .
teruskan mara mengibas .
kerna kau punya kuasa .
membelah langit bernafas rezeki .
menikam angin bertuah awan .
.
.

terima kasih semut tabah .
kecil-kecil mu.
mujur kuendah .
asalkan tidak .
sayapku patah .

.
.


Ustat Rock ,
via Villa Ammu Ahla ,
Kenitra , Morocco .


3 comments:

SoLy SoLicious said...

sekecil-kecil semut merah, sungguh besar nilai jati diri tersemat dalam hati..

Udy said...

soly solicious : betul tu. sungguh Allah maha kaya .

Niena Muhammad said...

semut, mereka bekerjasama.. xberpecah belah & dia sedar dia cuma seekor semut.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...